Review Balatro: Royal Nexus – Roguelike Kartu yang Bikin Ketagihan!

Review Balatro: Royal Nexus – Roguelike Kartu yang Bikin Ketagihan!
Review Balatro: Royal Nexus – Roguelike Kartu yang Bikin Ketagihan!

Mt-polices.com – Balatro: Royal Nexus, ekspansi standalone dari game roguelike kartu fenomenal Balatro karya LocalThunk dan diterbitkan Playstack, meluncur pada 24 Juli 2025 untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch 2. Diperkenalkan di Indie World Showcase 2025, game ini memperluas formula adiktif pendahulunya dengan dunia baru Nexus Realm, menggabungkan strategi poker dengan mekanisme roguelike yang inovatif. Dengan skor 93/100 di Metacritic, game ini memikat gamer Indonesia penggemar strategi ringan namun mendalam.

Gameplay dan FiturBalatro: Royal Nexus memperkenalkan Joker Synergy System, memungkinkan pemain mengkombinasikan kartu Joker untuk efek kuat. Seperti Chaos Flush yang meningkatkan skor hingga 300%. Fitur Arcane Decks menambahkan kartu bertema sihir dengan kemampuan unik, seperti teleportasi antar level. Setiap run menawarkan tantangan acak di Nexus Realm, dengan bos seperti Spectral Dealer yang menantang strategi. Visual tetap mempertahankan estetika retro-pixel, kini dengan animasi lebih halus via engine baru, mendukung 60 fps. Mt-polices.com memuji kedalaman strategis, meski GameSpot mencatat kurva belajar awal bisa membingungkan pemula. Mode Multiplayer Showdown memungkinkan dua pemain bersaing dalam duel kartu.

Cerita dan Atmosfer: Berbeda dari pendahulunya, game ini menambahkan narasi ringan tentang petualangan di Nexus Realm untuk mengalahkan penguasa kartu mistis. Soundtrack synthwave karya Louis F. Cuff memperkuat nuansa hipnotis. PC Gamer menyebutnya “roguelike kartu terbaik sejak Slay the Spire”. Meski beberapa netizen di BalatroRoyalNexus mengeluh tentang tingkat kesulitan bos tertentu. Dengan durasi 20-30 jam per run dan ratusan kombinasi kartu, replayability sangat tinggi. Edisi Deluxe dengan Digital Soundtrack dan skin kartu eksklusif jadi favorit penggemar. “Main sekali, ga bisa berhenti!”