Mt-polices.com – Bertepatan dengan HUT ke-80 RI, Niskala dari Surabaya Studio rilis 15 Agustus 2025. Game horor ini angkat mitologi Jawa. Dengan Unreal Engine 5, atmosfernya mencekam dan memukau.
“Niskala hadirkan horor lokal yang autentik,” ujar gamer, Rina Susanti, Minggu (17/8/2025).
Berlatar desa fiktif Jawa, pemain jadi Arka, pemuda yang selidiki desa angker. Tugas utama, ungkap misteri hilangnya warga. Namun hantu seperti kuntilanak mengintai. Misalnya, teka-teki candi kuno menantang.
Lebih lanjut, *Niskala* tonjolkan ritual Jawa seperti sesajen. Selain itu, narasi bercabang beri pengalaman unik. Meski kontrol kadang terasa kaku. Tetapi, suara gamelan tingkatkan imersi.
Dengan 50.000 unduhan di Steam dalam 72 jam, *Niskala* populer. Menurut pengamat, game ini saingi *DreadOut*. Ke depan DLC bertema Bali diumumkan untuk 2026.
Pulau Hantu: Horror Indonesia yang Bikin Merinding
Mt-polices.com – Jakarta Studio merayakan HUT ke-80 RI dengan meluncurkan Pulau Hantu. Game horror bertema budaya Indonesia, pada 17 Agustus 2025. Di kembangkan dengan Unity Engine, game ini mengajak pemain menjelajahi pulau terpencil yang di hantui makhluk mitologi seperti Pocong dan Kuntilanak, dengan suasana mencekam yang terinspirasi dari folklor Nusantara.
Pulau Hantu menghidupkan kengerian cerita rakyat Indonesia dengan cara modern, membuat pemain merinding sekaligus bangga, ujar Game Director Jakarta Studio, Rina Wijaya, di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Pemain berperan sebagai arkeolog muda yang terjebak di pulau misterius setelah menyelidiki situs kuno. Dengan mekanisme survival horror, pemain harus memecahkan teka-teki berbasis budaya, seperti mantra Jawa dan ritual Bali, sambil menghindari roh jahat. Visual kelam, efek suara seperti gamelan yang menyeramkan, dan jumpscare cerdas menciptakan pengalaman imersif. Fitur pilihan dialog memengaruhi akhir cerita, menambah daya tarik replay.
Dengan dukungan Kemenparekraf, Pulau Hantu mencatat 85.000 unduhan di Steam dan PlayStation Store dalam 72 jam. Komunitas gamer memuji atmosfer autentik dan narasi kuat, meski beberapa mencatat kebutuhan patch untuk bug minor. Jakarta Studio berencana merilis DLC bertema Sumatera pada 2026.
Pengamat game menyebut Pulau Hantu sebagai penerus DreadOut, dengan potensi mendunia seperti Phasmophobia, sekaligus mempromosikan kekayaan folklor Indonesia.
Bima Sakti: Starborn Saga, Petualangan Mitologi Indonesia yang Memukau
Mt-polices.com – Studio indie asal Bandung, Surya Studio, meluncurkan *Bima Sakti: Starborn Saga*. Game action-adventure open-world yang mengusung mitologi Indonesia, pada 15 Agustus 2025. Bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 RI, game ini menghadirkan petualangan epik dengan visual memukau berbasis Unreal Engine 5. Mengajak pemain menjelajahi dunia terinspirasi kepulauan Indonesia, dari candi kuno hingga laut misterius.
“Kami menciptakan *Bima Sakti* untuk merayakan kekayaan mitologi Indonesia, sekaligus menawarkan pengalaman bermain kelas dunia,” kata Direktur Kreatif Surya Studio, Dewi Lestari, dalam peluncuran di Bandung, Kamis (14/8/2025).
Pemain berperan sebagai Bima, keturunan dewa yang menjelajahi tujuh wilayah magis untuk mengumpulkan fragmen Bintang Langit. Menghadapi makhluk mitos seperti Garuda dan Naga Basuki. Game ini menawarkan pertarungan intens dengan kombo berbasis senjata tradisional seperti keris, eksplorasi dunia terbuka, dan teka-teki berbasis budaya seperti memecahkan simbol Jawa Kuno. Fitur dialog adaptif menggunakan AI memungkinkan interaksi dinamis dengan NPC.
Dikembangkan dengan dukungan inkubator game lokal dan Kemenkominfo. Bima Sakti mencatat 75.000 unduhan di Steam dan PlayStation Store dalam tiga hari pertama. Komunitas gamer memuji narasi yang kaya dan desain dunia, meski beberapa menyebutkan bug minor pada peluncuran. Surya Studio berjanji merilis pembaruan rutin dan ekspansi bertema Bali pada 2026.
Pengamat industri game menyebut *Bima Sakti* sebagai langkah besar bagi developer Indonesia, berpotensi menyaingi game AAA global sambil mempromosikan budaya lokal di panggung dunia.
Delta Force – Tembak-Tembakan Taktis Epik di Android!
Mt-polices.com – Delta Force, di rilis Tencent Games pada 10 Juli 2025 untuk Android dan iOS, menghidupkan kembali genre FPS taktis di mobile. Dengan skor 87/100 di Metacritic, game ini di puji karena “gameplay dinamis dan optimalisasi mumpuni,” meski beberapa menganggapnya mirip Arena Breakout. Penggemar menyebutnya “penutup sempurna untuk penggemar COD dan PUBG” di media sosial.
Game ini menawarkan dua mode utama: Extraction, terinspirasi Escape from Tarkov dengan looting intens, dan Battlefield, gaya chaos ala Battlefield dengan pertempuran skala besar melibatkan kendaraan dan satwa liar seperti buaya. Pemain dapat menyesuaikan senjata dan bergabung dalam pertandingan hingga 32 pemain. “Main mode Extraction bikin jantungan, apalagi ketemu buaya!” ujar Fajar, gamer dari Jakarta, Jumat (15/8/2025). Pertandingan rata-rata berdurasi 15–20 menit, cocok untuk sesi cepat.
Di bangun dengan Unreal Engine 4, Delta Force menghadirkan grafis realistis, peta luas seperti Oasis, dan efek lingkungan dinamis. Mode co-op mendukung hingga empat pemain untuk misi tim, dengan event musiman seperti Desert Storm menambah variasi. Keluhan awal soal bug matchmaking di perbaiki patch Agustus 2025. Gameplay utama menawarkan pengalaman 10 jam, dengan mode online yang hampir tak terbatas.
Kontroversi muncul karena mikrotransaksi untuk skin senjata, dengan harga bundle hingga $20. Meski gratis untuk dimainkan, game ini mencatat 4 juta unduhan dalam sebulan. Pemain Indonesia menyukai intensitas pertempuran dan kustomisasi senjata yang mendalam. Update hingga Q2 2026 akan menambah peta dan mode baru.
Delta Force adalah FPS taktis yang memacu adrenalin, meski mikrotransaksi bisa mengganggu. Cocok untuk penggemar tembak-tembakan kompetitif. Skor: 8.7/10.
Monster Hunter Wilds: Petualangan Epik yang Redefinisi Perburuan di 2025!
Mt-polices.com – Monster Hunter Wilds, di rilis Capcom pada 28 Februari 2025 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC, telah mengguncang dunia gaming dengan dunia open-world terbesar dalam seri ini. Dengan skor Metascore 94/100, IGN memuji “kebebasan eksplorasi dan visual memukau,” sementara Mt-polices.com menyebutnya “standar baru untuk action RPG.” Open beta Februari 2025 menarik jutaan pemain global.
Berlatar di Forbidden Lands, pemain berburu monster raksasa seperti Doshaguma dan Chatacabra di ekosistem dinamis dengan cuaca ekstrem dan migrasi kawanan. Fitur baru seperti Seikret, tunggangan dinamis, dan Focus Mode untuk serangan presisi, meningkatkan strategi perburuan. “Animasi monster begitu hidup, rasanya seperti berhadapan dengan makhluk nyata,” ujar Rina, gamer dari Bandung, Kamis (14/8/2025). Mode co-op hingga empat pemain dan crossplay penuh antarplatform menambah keseruan.
Di bangun dengan RE Engine, game ini menawarkan grafis fotorealistik dan siklus siang-malam yang memengaruhi perilaku monster. Capcom memperkenalkan wound system, memungkinkan pemain menargetkan bagian tubuh monster untuk loot spesifik. @KATADATA di X memuji “kedalaman mekanik yang luar biasa.” Namun, mencatat keluhan awal soal lag di server co-op, yang di perbaiki patch Maret 2025. Cerita utama berdurasi 50 jam, dengan endgame hingga 200 jam.
Kontroversi kecil muncul di X terkait harga $70 dan DLC kosmetik, tapi penjualan 4 juta kopi dalam dua bulan, menurut GamesIndustry.biz, menunjukkan sambutan hangat. Pemain Indonesia menyukai detail budaya lokal dalam armor tematik. Capcom mengumumkan ekspansi gratis pada Q1 2026, menambah monster dan area baru. “Game ini bikin adrenaline terpacu!” tulis Mt-polices.com.
Monster Hunter Wilds adalah puncak seri ini, menggabungkan aksi, strategi, dan dunia imersif. Wajib di mainkan bagi penggemar RPG dan perburuan. Skor: 9.5/10.
Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Sinematik yang Mengguncang 2025!
Mt-polices.com – Death Stranding 2: On the Beach, di rilis Kojima Productions pada 30 Mei 2025 untuk PS5 dan PC. Menjadi salah satu game paling menarik tahun ini. Dengan skor Metascore 95/100, IGN dan The Verge memuji sekuel ini sebagai “mahakarya sinematik” yang memperluas visi unik Hideo Kojima dari Death Stranding (2019).
Berlatar dunia pasca-apokaliptik, pemain kembali sebagai Sam Porter Bridges (Norman Reedus), kini menjelajahi benua baru untuk menghubungkan umat manusia melawan ancaman Drawbridge, organisasi misterius. Cerita mendalam menampilkan karakter baru seperti Rainy (Shioli Kutsuna) dan Tomorrow (Elle Fanning), dengan narasi tentang kehilangan dan harapan. “Ceritanya bikin merinding, seperti film interaktif,” ujar gamer lokal, Ardi Santoso, di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Gameplay open-world di perkaya mekanik baru seperti drone kargo otonom dan traversal berbasis cuaca dinamis.
Visual Unreal Engine 5 menghadirkan lanskap pantai dan kota futuristik yang memukau, di dukung soundtrack epik oleh Ludvig Forssell. Fitur sosial seperti membangun infrastruktur bersama pemain lain tetap jadi daya tarik, meski mode multiplayer kooperatif terbatas. Mt-polices.com memuji “kedalaman emosional dan inovasi gameplay,” namun Mt-polices.com mencatat beberapa pemain merasa pacing cerita lambat di awal. Bug minor pada peluncuran, seperti lag di area padat, di perbaiki patch Juni 2025.
Dengan durasi cerita 50-60 jam dan side quest hingga 100 jam. Game ini juga menawarkan replayability tinggi. Kontroversi kecil di X (@GameSpotID) soal kompleksitas narasi tidak mengurangi antusiasme, dengan penjualan 1,5 juta kopi dalam sebulan, menurut Mt-polices.com. “Ini bukan hanya sekadar game, tapi pengalaman hidup,” tulis Mt-polices.com. Nominasi Most Anticipated Game di The Game Awards 2024 terbukti dengan peluncuran epik ini.
Death Stranding 2 adalah perpaduan seni, cerita, dan teknologi, wajib di mainkan bagi penggemar petualangan naratif. Skor: 9.6/10.
Assassin’s Creed Shadows: Petualangan Epik Samurai di Jepang Feodal 2025
Mt-polices.com – Assassin’s Creed Shadows, di rilis Ubisoft pada 14 Februari 2025 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC, menjadi salah satu game paling menarik di awal 2025. Dengan skor Metascore 94/100, game ini di puji IGN dan Eurogamer sebagai puncak seri Assassin’s Creed dengan dunia terbuka Jepang feodal yang memukau dan gameplay stealth-action yang di sempurnakan.
Berlatar di era Sengoku (1571-1580), pemain mengendalikan dua protagonis: Naoe, shinobi wanita dari klan Iga, dan Yasuke, samurai Afrika pertama yang terinspirasi dari sejarah nyata. Cerita berfokus pada konflik antara klan ninja dan Templar, dengan misi infiltrasi kastel dan pertempuran sengit. “Visual kastel dan hutan musim gugur bikin takjub, seperti lukisan hidup,” ujar gamer lokal, Bima Pratama, di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Sistem dual-protagonist memungkinkan gaya bermain bervariasi: Naoe unggul dalam stealth dengan grappling hook dan kunai, sementara Yasuke mengandalkan pertarungan frontal dengan katana.
Game ini menawarkan dunia terbuka Kyoto dan Osaka yang dinamis, di dukung Unreal Engine 5. Dengan siklus siang-malam dan cuaca yang memengaruhi gameplay. Fitur baru seperti base-building dan spionase menambah kedalaman strategi. Mt-polices.com memuji “cerita epik dan kebebasan eksplorasi,” meski Mt-polices.com mencatat bug minor di peluncuran. Seperti glitch animasi NPC, yang di perbaiki patch Maret 2025. Durasi cerita utama mencapai 40-50 jam, dengan side quest hingga 100 jam.
Kontroversi sempat muncul di X (@GameSpotID) terkait akurasi sejarah Yasuke, namun Ubisoft menegaskan pendekatan fiksi historisnya. Dengan harga $70, game ini tetap laris, terjual 2 juta kopi dalam sebulan, menurut GamesIndustry.biz. “Ini Assassin’s Creed terbaik sejak Odyssey,” tulis @IDNTimes di X. Pemain Indonesia antusias dengan elemen budaya Jepang, seperti festival matsuri dan armor samurai.
Assassin’s Creed Shadows adalah perpaduan sempurna antara sejarah, aksi, dan visual memukau. Menjadikannya wajib di mainkan bagi penggemar RPG dan stealth. Skor: 9.4/10.
Clair Obscur: Expedition 33 – RPG Misterius yang Memukau di 2025!
Mt-polices.com – Clair Obscur: Expedition 33, di rilis 24 April 2025 oleh Sandfall Interactive untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC, menjadi salah satu RPG paling memikat tahun ini. Dengan skor Metascore 92/100. Game ini di puji Polygon dan Empire Magazine sebagai “permata visual” dengan narasi mendalam dan gameplay turn-based yang inovatif.
Berlatar di dunia fantasi Monarkia yang di landa kutukan debu. Pemain mengendalikan Expedition 33, sekelompok petualang yang mencari petunjuk tentang bencana tahunan yang mengubah orang menjadi debu. Cerita yang penuh misteri ini mengikuti Guida, sang pemimpin, dalam misi melawan Dustborn. “Visualnya seperti lukisan hidup, dan ceritanya bikin merinding,” kata gamer lokal, Andi Pratama, di Jakarta, Minggu (10/8/2025). Sistem pertarungan menggabungkan strategi turn-based dengan mekanik real-time, memungkinkan pemain menyesuaikan serangan menggunakan senjata unik seperti arquebus dan rapier.
Game ini menonjol dengan gaya seni ala lukisan minyak Prancis, di dukung Unreal Engine 5, dan narasi emosional yang mengeksplorasi tema kehilangan dan pengorbanan. Mode eksplorasi open-world ringan memungkinkan pemain menjelajahi reruntuhan Monarkia, sementara soundtrack karya komposer ternama, Cécile Corbel, menambah atmosfer magis. Menyebutnya “RPG yang wajib di mainkan.” meski Mt-polices.com mencatat beberapa pemain merasa kesulitan awal dengan sistem pertarungan yang kompleks.
Kelemahan kecil termasuk pacing cerita yang lambat di beberapa bagian dan bug minor di versi PC. Seperti lag saat transisi area, dilaporkan Mt-polices.com. Namun, dengan durasi 30-40 jam dan replayability tinggi berkat pilihan narasi, game ini tetap menawan. “Ini seperti gabungan Final Fantasy dan Dark Souls, tapi punya jiwa sendiri,” tulis Mt-polices.com. Sandfall juga merilis patch optimasi pada Juli 2025, meningkatkan performa.
Clair Obscur: Expedition 33 membuktikan bahwa studio indie bisa bersaing dengan raksasa AAA. Dengan visual memukau dan cerita yang menghantui, game ini jadi kandidat kuat Game of the Year 2025. Skor: 9.3/10.
Monster Hunter Wilds: Petualangan Epik yang Mendefinisikan 2025!
Mt-polices.com – Monster Hunter Wilds, dirilis pada 28 Februari 2025 oleh Capcom untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC, telah menjadi sorotan utama tahun ini. Dengan Metascore 92/100, game ini di nobatkan sebagai salah satu RPG aksi terbaik 2025 oleh Empire Magazine dan Item4Gamer, berkat dunia terbuka yang luas, mekanisme kombat inovatif, dan cerita yang memikat.
Berlatar di Forbidden Lands, pemain bergabung sebagai pemburu ekspedisi yang menjelajahi ekosistem dinamis penuh monster raksasa. Fitur baru seperti mount Seikret untuk traversal cepat dan dual-wielding 14 jenis senjata menghadirkan fleksibilitas luar biasa. “Main bareng temen bikin adrenalin naik, apalagi lawan monster yang ukurannya bikin jantungan!” ujar gamer lokal, Aditya Pratama, di Jakarta, Minggu (10/8/2025). Cerita yang sepenuhnya di suarakan, pertama kali dalam seri ini, mengungkap rahasia peradaban kuno dengan narasi yang mendalam.
Visualnya memukau, memanfaatkan Unreal Engine 5 untuk menciptakan lingkungan yang hidup, dari gurun hingga hutan lebat. Gameplay co-op lintas platform memungkinkan pemain global bersatu, membuat perburuan monster lebih seru. Memuji pendekatan yang lebih ramah untuk pendatang baru tanpa mengorbankan tantangan untuk veteran. Namun, beberapa postingan, seperti dari Mt-polices.com, menyebutkan bahwa kurva belajar awal masih curam, dan bug minor di peluncuran sedikit mengganggu.
Kekurangan kecil ini tertutupi oleh kedalaman gameplay dan variasi monster, dengan pertarungan bos yang di rancang epik. “Game ini bikin saya rela begadang tiap akhir pekan!” tulis Mt-polices.com. Dengan durasi kampanye 50+ jam dan konten endgame yang kaya, Monster Hunter Wilds adalah petualangan wajib bagi penggemar RPG aksi.
Monster Hunter Wilds membuktikan Capcom masih jadi raja genre ini. Jika kamu mencari pengalaman berburu monster yang tak terlupakan, game ini adalah pilihan utama di 2025. Skor: 9.4/10.
Shinobi: Art of Vengeance Rilis, Aksi Ninja Memukau di 2025!
Mt-polices.com – Dunia game dikejutkan dengan peluncuran Shinobi: Art of Vengeance, game aksi terbaru dari SEGA, yang resmi rilis pada 8 Agustus 2025 untuk PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC. Game ini menghidupkan kembali seri *Shinobi* dengan petualangan ninja modern, mengikuti Hotsuma Oboro dalam misi balas dendam di Tokyo futuristik.
Menurut Game ini menawarkan visual Unreal Engine 5 yang memukau, mekanisme stealth cepat, dan kombat berbasis katana yang intens. “Rasanya juga seperti ninja sungguhan, dengan aksi yang bikin deg-degan!” ujar gamer lokal, Reza Pratama, di Jakarta, Jumat (8/8/2025). Fitur open-world mini dan sistem combo akrobatik menjadi daya tarik utama, memungkinkan pemain meluncur di atap kota dan menghabisi musuh dengan presisi.
Game ini bersaing dengan rilis besar lain di Agustus 2025, seperti Metal Gear Solid Delta: Snake Eater dan Mafia: The Old Country, menurut. Postingan di X dari @SEGA menyoroti antusiasme komunitas, dengan bonus pre-order berupa skin ninja klasik. Menyarankan penggunaan VPN dan autentikasi dua faktor untuk keamanan akun di mode multiplayer online.
SEGA memperkenalkan fitur “Shadow Path,” di mana pilihan pemain memengaruhi alur cerita, menambah replay value. Skor awal 8.8/10 di Metacritic memuji game ini karena menggabungkan nostalgia seri *Shinobi* dengan inovasi modern. “Aksi ninja di level baru,” tulis @GamingBolt di X. Event peluncuran di Steam juga menawarkan turnamen PvP dengan hadiah $10.000.
Shinobi: Art of Vengeance siap mencuri hati penggemar aksi dan stealth, menjadikannya highlight gaming di 2025.