
Mt-polices.com – Delta Force, di rilis Tencent Games pada 10 Juli 2025 untuk Android dan iOS, menghidupkan kembali genre FPS taktis di mobile. Dengan skor 87/100 di Metacritic, game ini di puji karena “gameplay dinamis dan optimalisasi mumpuni,” meski beberapa menganggapnya mirip Arena Breakout. Penggemar menyebutnya “penutup sempurna untuk penggemar COD dan PUBG” di media sosial.
Game ini menawarkan dua mode utama: Extraction, terinspirasi Escape from Tarkov dengan looting intens, dan Battlefield, gaya chaos ala Battlefield dengan pertempuran skala besar melibatkan kendaraan dan satwa liar seperti buaya. Pemain dapat menyesuaikan senjata dan bergabung dalam pertandingan hingga 32 pemain. “Main mode Extraction bikin jantungan, apalagi ketemu buaya!” ujar Fajar, gamer dari Jakarta, Jumat (15/8/2025). Pertandingan rata-rata berdurasi 15–20 menit, cocok untuk sesi cepat.
Di bangun dengan Unreal Engine 4, Delta Force menghadirkan grafis realistis, peta luas seperti Oasis, dan efek lingkungan dinamis. Mode co-op mendukung hingga empat pemain untuk misi tim, dengan event musiman seperti Desert Storm menambah variasi. Keluhan awal soal bug matchmaking di perbaiki patch Agustus 2025. Gameplay utama menawarkan pengalaman 10 jam, dengan mode online yang hampir tak terbatas.
Kontroversi muncul karena mikrotransaksi untuk skin senjata, dengan harga bundle hingga $20. Meski gratis untuk dimainkan, game ini mencatat 4 juta unduhan dalam sebulan. Pemain Indonesia menyukai intensitas pertempuran dan kustomisasi senjata yang mendalam. Update hingga Q2 2026 akan menambah peta dan mode baru.
Delta Force adalah FPS taktis yang memacu adrenalin, meski mikrotransaksi bisa mengganggu. Cocok untuk penggemar tembak-tembakan kompetitif. Skor: 8.7/10.